Senin, 24 November 2014

Mengapa Karangan ilmiah harus bersifat Lugas, Logis, dan Efisien ?

Karangan ilmiah hanya mempunyai satu arti tidak memakai kata kiasan, sehingga pembaca tidak membuat tafsiran (interprestasi) sendiri - sendiri. Karena itu, perlu ada batasan (definisi) oprasional pengertian suatu istilah, konsep, atau variabel. Itu alasan mengapa karangan ilmiah harus bersifat lugas dan tidak emosional. Karangan ilmiah juga harus bersifat logis yaitu kalimat, alinea, subbab, disusun berdasarkan suatu urutan yang konsisten. Urutan disini meliputi urutan pengertian, klasifikasi, waktu (kronologis), ruang, sebab-akibat, umum-khusus, khusus-umum, atau proses dan peristiwa. Karangan ilmiah juga harus memiliki sifat efisien maksudnya adalah baik alinea atau subbab harus menunjukkan adanya satu kebulatan pikiran, ada penekanan, dan ada pengembangan.




sumber : http://annisafitriandini.blogspot.com/2014/11/karangan-ilmiah-harus-bersifat-lugas.html

Mengubah Paragraf Argumentatif menjadi Deskriptif

ARGUMENTATIF

Menyetop bola dengan dada dan kaki dapat ia lakukan secara sempurna. Tembakan kaki kanan dan kiri tepat arahnya dan keras. Sundulan kepalanya sering memperdayakan kiper lawan. Bola seolah-olah menurut kehendaknya. Larinya cepat bagaikan kijang. Lawan sukar mengambil bola dari kakinya. Operan bolanya tepat dan terarah. Amin benar-benar pemain bola jempolan.


DESKRIPTIF

Menyetop bola dengan dada bagaikan algojo yang dapat memberhentikan serangan. Tembakan kanan dan kiri yang keras terlihat seperti elang yg melesat kencang memangsa lawan. Sundulan kepalanya didepan gawanf terlatih mengecoh disudut tak terjangkau seorang kiper. Lawan sukar dengan keahlian menuntun bola. Operan seperti angin yg bertiup mengikuti arah mata angin. Namanya selalu disebut ketika selesai berdoa.

Apakah suatu Bahasa perlu memiliki Ejaan ?

Ya menurut saya suatu bahasa sangat memiliki atau memerlukan suatu Ejaan yang baik dan benar karena Ejaan sangat mempengaruhi perkembangan Bangsa Indonesia. Ejaan yang meliputi penulisan huruf, penulisan kata, termasuk singkatan, akronim,angka, dan lambang bilangan, serta penggunaan tanda baca. Selain itu juga tentang pelafalan dan peraturan dalam penyerapan unsur asing. Dengan adanya ejaan tersebut tentu membantu kita dalam hal  penulisan agar penyampaian informasi dapat diterima dengan baik dan  benar oleh para pembaca.